Buku London Book Fair 2019, Penyair di London Book Fair 2019, Antologi Puisi di London Book Fair 2019

BUKU ARI PAHALA HUTABARAT

PROFIL SINGKAT ARI PAHALA HUTABARAT

Antologi Puisi Indonesia Antologi Puisi Lampung Buku Puisi Indonesia Buku Puisi Lampung Penyair Indonesia Penyair Lampung Puisi Penyair Lampung
@aripahalahutabarat

dilahirkan di Palembang. Menyelesaikan pendidikan formal di Program Pasca Sarjana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Lampung. Sekarang aktif sebagai Ketua sekaligus Direktur Artistik Komunitas Berkat Yakin (KoBER) sebuah kelompok sastra dan teater di Lampung.

Di bidang Teater, telah banyak menyutradarai pementasan. Di tahun 2018 telah mementaskan LEAR karya Rio Kishida di Jakarta dan terpilih dalam nominasi Tokoh Seni Majalah Tempo 2019.

BUKU KARYA ARI PAHALA HUTABARAT

Bukunya yang pernah terbit antara lain, Menanam Benih Kata (Tentang Menulis Puisi) tahun 2010 dan Akting Berdasarkan Sistem Stanislavski: Sebuah Pengantar (bersama Iswadi Pratama) tahun 2012, Rekaman Terakhir Beckett, kumpulan puisi tahun 2018 dan masuk 5 besar Kusala Sastra Khatulistiwa 2017-2018.

BUKU ANTOLOGI PUISI REKAMAN TERAKHIR BECKETT

BUKU REKAMAN TERAKHIR BECKETT KARYA PENYAIR ARI PAHALA HUTABARAT
KINI BISA BELI DI TOKOPEDIA, KLIK DI SINI / GAMBAR

 

Karya : Ari Pahala Hutabarat
Isi: 64 puisi.
Penerbit: Lampung Literature.

Review dari AHMAD YULDEN ERWIN :
Dalam pembacaan saya, ditinjau dari aspek pendalaman tematik, puisi-puisi Ari Pahala Hutabarat pada kumpulan ini berupaya keluar dari jerat narasi-narasi besar yang telah menghagemoni mayoritas pemikiran manusia selama berabad-abad. Narasi-narasi besar itu dibentuk oleh semacam epistemologi (atau episteme) yang berusaha mengunci setiap kepastian di dalamnya. Semua ketakpastian harus keluar dari ruang epistemilogis. Namun, Ari justru melihat bahwa semua itu tidaklah pasti, ada semacam kegamangan yang samar-samar dalam narasi-narasi besar itu, yang terus mengikuti umpama bayang-bayang tubuh kita, semacam makna yang minta ditunda. 

Review dari ISWADI PRATAMA :
Sastrawan dan Direktur Artistik Teater Satu Lampung Iswadi Pratama mengatakan bahwa puisi-puisi karya Ari Pahala bersinggungan dengan banyak narasi yang telah mewarnai wajah peradaban zaman. 

“Terlontar dari satu gagasan ke gagasan lain, dari satu ranah ke ranah lainnya, kemanusiaan, spiritualitas-kesadaran, filsafat, kritik sosial, dan lain-lain”, ujarnya.

Pada sisi lain, menurut Iswadi, puisi-puisi Ari dalam kumpulan buku itu lebih ingin membuncahkan arus gagasan dengan tetap berupaya mempertahankan suasana puisi yang sering terasa surealistik tanpa terjebak pada kelaziman dalam tradisi puisi lirik yang sudah menjadi hantu bagi proses kreatif seorang penyair di Indonesia. 
“Menolak berindah-indah, mengelak dari kepatuhan terhadap rima-rima luar,” kata Iswadi.
#lampunglitetature
#komunitasberkatyakin
@komunitasberkatyakin

 

Akun Instagram :
@aripahalahutabarat

#lampunglitetature #komunitasberkatyakin @komunitasberkatyakin @aripahalahutabarat #profiltokoh  Antologi Puisi Indonesia Antologi Puisi Lampung Buku Puisi Indonesia Buku Puisi Lampung Penyair Indonesia Penyair Lampung Puisi Penyair Lampung

#profiltokoh